Hai kak Anindya, kak aku tuh sering nangis tetapi tetap aja rasa sakit di hati ini koq ga mendingan ya? Katanya menangis bikin kita lebih lega, benarkah kak? Koq aku ga merasakannya ya? ( Caca, 21 tahun, mahasiswa)

Jadi jika menangis bisa menjadi sangat baik untuk banyak orang, laki-laki, perempuan maupun gender lainnya. Jadi, mengapa ada orang yang sering menangis tidak merasakan perasaan yang lebih baik?

Hai Caca, banyak koq orang yang sering menangis, tapi belum dapat membantu masalah sepenuhnya. Mereka pandai menangis tetapi tampaknya tidak sembuh dari apa yang menyakitkan mereka. Menangis seharusnya baik untuk kita semua. Pada dasarnya, air mata mengandung racun. Dan zat kimia yang membuat kita merasa baik dilepaskan dalam tubuh setiap kali kita menangis karena kesedihan. Jadi jika menangis bisa menjadi sangat baik untuk banyak orang, laki-laki, perempuan maupun gender lainnya. Jadi, mengapa ada orang yang sering menangis tidak merasakan perasaan yang lebih baik?

Apakah anda suka mengkritik diri sendiri? Hal ini seringkali menyulitkan diri kita untuk sulit melewati masa sulit.

Apakah anda suka mengkritik diri sendiri? Hal ini seringkali menyulitkan diri kita untuk sulit melewati masa sulit.  Ketika kita menangis jangan mengkritik diri sendiri. Alih-alih mengatakan, “Jika saya bukan pecundang, saya tidak akan di sini menangis,” atau “Apa sih sebenarnya masalahnya? Saya berlebihan aja nih pake nangis” Ketika perasaan yang anda alami terasa lebih besar dari kondisi kehilangan, kesedihan apapun it, tidak berarti anda berlebihan atau membuat masalah semakin membesar. Anda sedang memproses perasaan lama pada saat yang sama dengan perasaan baru. Putus cinta, gagal masuk sekolah favorit, tidak jadi menikah atau apapun masalah yang membuat anda menangis akan memberikan anda kesempatan untuk mengunjungi perasaan kehilangan sebelumnya dalam hidup anda. Ini adalah hal yang baik. Lebih baik keluar daripada terpendam di dalam. Buat air aata anda berharga. Jangan pernah menilai perasaan anda saat sedang menangis dan merasakan semuanya. Biarkan saja mengalir, selalu ada alasan mengapa sesuatu begitu penting bagi anda.

Anda tidak harus menunggu sampai seseorang menyakiti anda untuk menangis. Anda bisa menangis tentang apa pun yang memicu pikiran dan perasaan Anda, tidak peduli seberapa sepele situasinya.

Mungkin terdengar aneh, tetapi ada tips menangis yang dapat membantu menguatkan kesehatan mental kita:

1. Menangislah untuk rasa sakit Anda sendiri, bukan hanya untuk orang lain. Menangis saat menonton film dan mendengarkan lagu sedih adalah cara yang baik untuk melepaskan beberapa emosi yang terpendam. Tetapi Anda mungkin tidak langsung menangani rasa sakit Anda sendiri saat hal itu terjadi. Gapapa banget menangis untuk diri sendiri.

2. Biarkan diri Anda menangis karena hal kecil ataupun remeh. Anda tidak harus menunggu sampai seseorang menyakiti anda untuk menangis. Anda bisa menangis tentang apa pun yang memicu pikiran dan perasaan Anda, tidak peduli seberapa sepele situasinya.

3. Jangan menetapkan batasan waktu ketika menangis. Hatimu akan memutuskan kapan cukup. Jika Anda terhubung dengan sumber sebenarnya dari rasa sakit Anda, hingga anda menangis, tidak perlu anda menetapkan batas waktu untuk kesedihan Anda. Belajarlah untuk bersabar dengan diri anda sendiri.

Saat Anda menangis, waspadalah terhadap pembicaraan dalam diri sendiri yang kritis dan meragukan seperti ini: “Ini bukan masalah besar.” “Saya terlalu sensitif.” “Orang dewasa tidak menangis.”

4. Lanjutkan saja dari mana ketika Anda berhenti. Jika Anda harus tetap bersikap tenang, mungkin karena Anda sedang kuliah/bekerja, perhatikan ke dalam diri Anda kemudian dan lihat bagaimana perasaan Anda. Renungkan permasalahannya secara pribadi jika Anda merasa itu belum/ sulit terselesaikan, Jangan cemas jika Anda tidak bisa merasakan kembali rasa sakitnya. Berikan diri anda waktu.

5. Hanya ucapkan kata-kata baik pada diri sendiri. Saat Anda menangis, waspadalah terhadap pembicaraan dalam diri sendiri yang kritis dan meragukan seperti ini: “Ini bukan masalah besar.” “Saya terlalu sensitif.” “Orang dewasa tidak menangis.” Alih-alih, katakanlah, “Maaf” dan “Saya ada di sini” dan “Saya mencintaimu.” Jangan mengatakannya dengan tujuan membuat Anda berhenti menangis. Katakanlah untuk memberikan belas kasih pada diri sendiri.

6. Menangis di tempat umum. Cuek aja! Jika Anda tiba-tiba menangis di tempat umum dan belum pernah menangis di tempat umum sebelumnya, Anda mungkin akan terkejut menemukan bahwa akan ada orang yang tertarik pada Anda. Air mata membuat seseorang rentan, hingga terasa tidak mengancam orang lain. Bersikap baik sering menjadi respons yang muncul pada tangisan di tempat umum. Jika Anda hanya ingin merasakannya sendiri walaupun sedang di tempat umum ya biarkan saja, biarkan itu menjadi rasa kasih pada diri sendiri.

Jika tips yang saya berikan di atas tidak dapat membuat kelegaan pada diri anda, ataupun malah memperbesar masalah anda, tidak ada salahnya anda melakukan konseling bersama psikolog. Tidak perlu malu, tidak semua hal kita bisa tangani sendiri kan.