Bukan hal yang mengherankan lagi kalo sosial media sudah mendarah daging bagi banyak orang. Penelitian psikologi juga sudah menunjukkan bahwa penggunaan sosial media dapat menyebabkan depresi, harga diri rendah, masalah body-image, kecemasan, isolasi sosial, dan rasanya masih banyak lagi (Cunningham, S., Hudson, C.C. & Harkness, K. Social Media and Depression Symptoms: a Meta-Analysis, 2021). Di sisi lain, sosial media dapat menyatukan komunitas dan dapat menjadi wadah untuk menolong juga namun keseimbangannya seringkali terabaikan.

Kita terus-menerus saja membandingkan diri sendiri melalui sosial media, melihat penilaian orang yang tidak dekat bahkan tidak kita kenal dan mengembangkan perasaan tertinggal karena hidup kita tidak seperti tidak menarik dibandingkan orang lain. Sebenarnya banyak orang tahu bahwa sosial media hanyalah sepotong kecil realitas, yang terbaik dari hari-hari terbaik dan dengan cara yang kita inginkan, bahkan tidak jarang citra palsu yang digambarkan kepada orang lain.

Kita terus-menerus saja membandingkan diri sendiri melalui sosial media, melihat penilaian orang yang tidak dekat bahkan tidak kita kenal dan mengembangkan perasaan tertinggal karena hidup kita tidak seperti tidak menarik dibandingkan orang lain. Sebenarnya banyak orang tahu bahwa sosial media hanyalah sepotong kecil realitas, yang terbaik dari hari-hari terbaik dan dengan cara yang kita inginkan, bahkan tidak jarang citra palsu yang digambarkan kepada orang lain.

Jadi apakah kita hapus saja sosmed kita sama sekali? Atau mengurangi dan membatasi waktu layar kita? Kadang-kadang mungkin kamu terlintas untuk menghapus akun sosial media pribadimu, melepaskan diri dari gangguan, menghabiskan lebih banyak waktu terlibat dengan orang-orang dalam kehidupan nyata dan mendalami hal yang kamu nikmati. Saya sering beristirahat dari sosial media pribadi, terutama ketika saya sedang menghabiskan waktu dengan orang-orang dalam kehidupan nyata saya. Berikut adalah beberapa tips yang dapat kalian gunakan untuk melepaskan diri sejenak dari sosial media:

Tetapkan batas dengan melacak waktu media sosialmu. Ada banyak aplikasi di luar sana yang dapat melacak waktu media sosialmu dan membantu memantau dan mengontrol berapa banyak waktu yang kamu habiskan di Facebook dan Instagram. Tetapkan tujuan untuk diri sendiri, mungkin satu jam di pagi hari atau satu jam di malam hari dan jika kamu menemukan bahwa kamu tidak mematuhi tujuan ini, unduh aplikasi yang akan membantumu menetapkan batas waktu pada ponselmu sehingga kamu dapat istirahat sehat dari media sosial.

Letakkan ponselmu di luar jangkauan.
Saya sering menemukan bahwa jika ponsel saya ada di ruangan lain, maka saya kurang memiliki keinginan untuk mengambilnya. Menjaga ponselmu dari jangkauan sangat penting ketika kamu berada di sekitar orang lain. Tidak ada yang mau bergaul denganmu secara langsung jika kamu selalu menggunakan telepon. Tentu kadang-kadang kita mungkin harus menjawab telepon yang bunyi atau menanggapi email kantor tetapi ketika itu menjadi kebiasaan, maka orang disekitar kita akan menjadi kesal. Jika kamu ingin lebih dekat dengan orang-orang yang kamu sayangi dan hormati, maka tidak ada salahnya jika kamu masukkan hape dengan vibrate mode atau masukkan saja ke tas. Keluar dari pandangan memudahkan keluar dari pikiran adalah cara yang bagus untuk melepaskan diri dari media sosial.

Tetapkan batas dengan melacak waktu media sosialmu.
Ada banyak aplikasi di luar sana yang dapat melacak waktu media sosialmu dan membantu memantau dan mengontrol berapa banyak waktu yang kamu habiskan di Facebook dan Instagram. Tetapkan tujuan untuk diri sendiri, mungkin satu jam di pagi hari atau satu jam di malam hari dan jika kamu menemukan bahwa kamu tidak mematuhi tujuan ini, unduh aplikasi yang akan membantumu menetapkan batas waktu pada ponselmu sehingga kamu dapat istirahat sehat dari media sosial.

Tetapkan “zona bebas telepon” Pilih area di rumahmu di mana kamu tidak mengizinkan ponsel terlihat langsung. Misalnya laci ruang kerja atau laci kamar. Ingat yah lampu dari smartphone dapat menyulitkan untuk tidur.

Tetapkan “zona bebas telepon”
Pilih area di rumahmu di mana kamu tidak mengizinkan ponsel terlihat langsung. Misalnya laci ruang kerja atau laci kamar. Ingat yah lampu dari smartphone dapat menyulitkan untuk tidur.

Jadwalkan “hari bebas media sosial”
Mungkin setiap hari Minggu atau mungkin setiap tanggal merah, jadi kamu secara aktif memutuskan untuk tidak memeriksa atau terlibat dalam akun media sosial. Hari-hari bebas media sosial ini memungkinkanmu menghabiskan lebih banyak waktu bersosialisasi dengan orang lain, terlibat dalam hobi dan menjadi produktif.

Jadwalkan “hari bebas media sosial” Mungkin setiap hari Minggu atau mungkin setiap tanggal merah, jadi kamu secara aktif memutuskan untuk tidak memeriksa atau terlibat dalam akun media sosial. Hari-hari bebas media sosial ini memungkinkanmu menghabiskan lebih banyak waktu bersosialisasi dengan orang lain, terlibat dalam hobi dan menjadi produktif.

 

Beri tanggapan secara offline.
Apakah Facebook baru saja memberitahumu bahwa ini adalah ulang tahun temanmu? Lewatkan saja posting dinding “Selamat, ulang tahun!” Langsung aja telepon yang bersangkutan. Jika seorang teman baru bertunangan, tahan keinginan untuk mengirim tweet atau pesan masal Facebook. Paling tidak DM teman tersebut. Kedua tindakan ini akan lebih bermakna bagi penerima.