Jika kamu sudah memutuskan untuk melakukan konseling dengan psikolog, janganlah ragu untuk mengatakan hal apapun yang perlu kamu sampaikan walaupun terasa aneh, bodoh, janggal ataupun memalukan. Apalagi jika hal tersebut merupakan bagian dari masalah yang harus dirimu pahami dan benahi.

Semua orang memiliki tingkat kenyamanan yang berbeda ketika berbicara tentang hal-hal yang terasa sulit untuk disampaikan dengan psikolog mereka. Sebenarnya, bukan hanya topik-topik sulit tertentu yang penting untuk dimunculkan dalam konseling bersama psikolog, tetapi proses konseling itu sendiri dapat menyediakan tempat yang ideal untuk berbicara bukan hanya tentang topik utama permasalahan, tetapi mengapa hal tersebut sulit bagimu dan perlunya untuk dipahami dan diatasi. 

Jika kamu sudah memutuskan untuk melakukan konseling dengan psikolog, janganlah ragu untuk mengatakan hal apapun yang perlu kamu sampaikan walaupun terasa aneh, bodoh, janggal ataupun memalukan. Apalagi jika hal tersebut merupakan bagian dari masalah yang harus dirimu pahami dan benahi.

Sangat penting untuk diingat bahwa kamu; sendiri maupun bersama pasangan bisa mendapatkan hasil maksimal dari konseling ketika dirimu memunculkan apa yang benar-benar kamu pikirkan dan rasakan. Jika kamu tidak ingin mengatakannya, kamu bisa membawa tulisan dalam kertas untuk psikolognya baca, mengenai hal-hal yang kamu rasakan sangat sulit untuk disampaikan secara verbal.

Berikut ini adalah kondisi umum yang dapat sulit untuk dibicarakan, dan mengapa kamu perlu melakukan sesuatu dan menyampaikannya pada psikolog yang kamu temui:

Ada masalah atau perilaku yang belum kamu ungkapkan kepada psikolog yang kamu kunjungi. Ini cukup umum terjadi ketika kamu tidak memberi tahu psikologmu masalah terdalam dan paling gelap yang pernah atau sedang kamu alami. Tidak mengapa memulai pembicaraan tentang satu masalah utama dan menjadi lambat untuk mengungkapkan sesuatu yang terjadi di bawah permukaan, sampai kamu merasa lebih nyaman. Namun, jika menunggu terlalu lama, kamu hanya akan membuang-buang waktu dan mencegah dirimu untuk memahami seberapa signifikan hal itu terkait dengan masalah utamamu.

Ada masalah atau perilaku yang belum kamu ungkapkan kepada psikolog yang kamu kunjungi. Ini cukup umum terjadi ketika kamu tidak memberi tahu psikologmu masalah terdalam dan paling gelap yang pernah atau sedang kamu alami. Tidak mengapa memulai pembicaraan tentang satu masalah utama dan menjadi lambat untuk mengungkapkan sesuatu yang terjadi di bawah permukaan, sampai kamu merasa lebih nyaman. Namun, jika menunggu terlalu lama, kamu hanya akan membuang-buang waktu dan mencegah dirimu untuk memahami seberapa signifikan hal itu terkait dengan masalah utamamu.

Mungkin kamu baik-baik saja berbicara tentang gejala depresi yang kamu alami, tetapi tidak pernah mengatakan kepada siapa pun tentang pelecehan seksual masa kanak-kanak, atau seberapa sering dirimu mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, atau masalah dengan makan berlebihan, atau fakta bahwa Anda memiliki kemarahan yang sering kamu simpan. Entah karena itu menakutkan, atau memalukan untuk membicarakannya, psikolog bisa mendapatkan gambaran yang lebih lengkap dan bersamamu mereka akan benar-benar dapat mulai bekerja pada akar masalah, daripada hanya masalah permukaan saja. Jika kamu tidak yakin atau khawatir, kamu dapat menanyakan pada psikologmu untuk mendapatkan kejelasan lebih lanjut tentang batasan kerahasiaan sebelum memberikan rincian.

Jika psikolog mengatakan sesuatu yang membuatmu kesal, jangan ragu untuk menyampaikan hal ini pada mereka. Psikolog yang hendak menolongmu akan tenang dan terbuka dengan diskusi yang jujur ​​tentang interaksi antarpribadi dan respons emosional kliennya. Jika didiamkan, hal tersebut dapat menghalangi proses pembenahan masalah dalam konseling.

Jika psikolog mengatakan sesuatu yang membuatmu kesal, jangan ragu untuk menyampaikan hal ini pada mereka. Psikolog yang hendak menolongmu akan tenang dan terbuka dengan diskusi yang jujur ​​tentang interaksi antarpribadi dan respons emosional kliennya. Jika didiamkan, hal tersebut dapat menghalangi proses pembenahan masalah dalam konseling.

Kamu tidak yakin jika kamu membuat kemajuan. Bagi banyak orang, terutama jika mereka adalah penghindar konflik, salah satu percakapan yang paling sulit adalah mengekspresikan keraguan atau ketidakpuasan tentang proses terapeutik atau, lebih khusus lagi, psikolog itu sendiri. Sebagian besar orang lebih suka berhenti menemui psikolognya daripada melakukan percakapan ini. Tentu saja, ini adalah reaksi yang bisa dimengerti. Bagaimanapun kamu akan memilih psikolog yang kamu rasa memiliki kecocokan dengan kebutuhanmu. Tetapi di lain waktu, ada kalanya kita harus merasa lebih buruk dahulu sebelum dirimu menjadi lebih baik. Apalagi jika dirimu membuka kembali luka lama atau menghabiskan banyak waktu untuk membicarakan hal-hal yang membuatmu sedih atau marah atau sudah menyimpan banyak hal buruk bertahun-tahun. 

Bagaimanapun kamu akan memilih psikolog yang kamu rasa memiliki kecocokan dengan kebutuhanmu. Tetapi di lain waktu, ada kalanya kita harus merasa lebih buruk dahulu sebelum dirimu menjadi lebih baik. Apalagi jika dirimu membuka kembali luka lama atau menghabiskan banyak waktu untuk membicarakan hal-hal yang membuatmu sedih atau marah atau sudah menyimpan banyak hal buruk bertahun-tahun.